Waaaw….Perlindungan Ikan Terbuas Di Lautan…

pemasangan-satelit-tag-ikan-mola-mola_small

Apakah terperangkap jala nelayan, atau sengaja ditangkap untuk sup sirip hiu, yang jelas, makin banyak ikan hiu dimangsa pemburu. Eropa ingin menjadi pelopor perlindungan ikan hiu dari praktek-praktek biadab, seperti pemotongan sirip hidup-hidup. Tapi untuk itu Eropa harus terlebih dahulu mengaku turut bersalah.

Yang pasti, ikan hiu bukan mesin pembunuh seperti bisa dilihat dalam film Jaws, ujar Michaël Laterveer, kurator Dunia Laut Blijdorp, Rotterdam.

Seperti Anjing
Michaël Laterveer melatih ikan hiu mendorong cakram dengan hidungnya, sehingga menghasilkan bunyi tertentu. Kalau berhasil, hiu itu diberi makan ikan haring.

Tujuannya untuk melihat apakah ikan hiu cukup cerdas untuk misalnya menghindari jala nelayan. Mereka sering terperangkap jala, secara kebetulan. (lebih…)

Agustus 12, 2009 at 1:09 pm 2 komentar

Suka Duka Selama Kuliah Di Bogor EduCARE

BeC_2

Bogor EduCARE adalah sebuah kampus Kuliah Gratis, yang dimana mahasiswanya dapat mempelajari banyak hal. Antara lain ilmu komputer, Bahasa Inggris, Administrasi Bisnis, Akhlak, dan Attitude.

Saya adalah salah satu mahasiswi di Bogor EduCARE, atau orang-orang menyebutnya BEC. Banyak perubahan yang saya alami selama saya menjadi mahasiswi BEC. Perubahan dalam pola berpikir, berprilaku baik, dan yang paling terpenting BEC merubah saya menjadi orang yang dapat percaya diri dan tidak takut untuk menghadapi apa pun.

Tidak hanya ilmu yang saya dapatkan di BEC, tetapi juga teman-teman, sahabat dan mereka telah menjadi keluarga bagi saya. Itulah alasan saya, mengapa sampai saat ini saya masih tetap bertahan di BEC. Mereka selalu memberikan semangat-semangat baru. Dosen-dosennya sangat bersahabat dan selalu sabar dalam mengajar.

Saya tidak akan pernah melupakan pengalaman terbaik ini…..

Bogor EduCARE
  Place Where English Improves Your Life

Agustus 10, 2009 at 1:58 pm 1 komentar

‘August Rush’ Drama Musical Movie… Keren Abiizzzzzz

august_rush03August Rush adalah sebuah film drama bercerita tentang “Mozart, the child prodigy zaman sekarang”, yang terpisah dari kedua orangtuanya dan tinggal di sebuah panti asuhan dengan penuh harapan bahwa suatu saat orang-tuanya akan menemukannya. Meski merupakan film yang sifatnya mystically romantic dan penuh dengan sentuhan fairy-tales element, film ini adalah sebuah film keluarga yang baik ditonton.

August Rush bukan hanya film drama, tapi sekaligus film musikal yang musiknya ditata sangat bagus dan menampilkan music dengan berbagai jenis, mulai dari classic, jazz, rock, soul, techno, latin dll., membuat film ini kaya dan imaginative ketika sound dan musiknya itu masuk ke telinga kita. Macam-macam jenis music yang ditampilkan, menunjukkan bahwa semua jenis music itu indah dan semuanya layak mendapat apresiasi.

Di Film August Rush, Anda tidak hanya disuguhi cerita yang bagus, original, tetapi juga sajian music experimental yang baik ditonton untuk para musisi dan pecinta music. Bagaimana sebuah gitar dimainkan bagai sebuah perkusi, dan juga menampilkan guitar tapping technique yang pasti bakal membuat para pemain guitar berdecak kagum. Anda juga menikmati drums loops mengimitasi bunyi-bunyian kereta dan hiruk-pikuk apapun yang ada di sebuah kota yang sibuk. Kita juga dapat mendengar suara Jonathan Rhys Meyers, aha rupanya dia juga pandai bernyanyi, plus suara yang punya karakter. Menjadi seorang penyanyi tenar bukan sekedar perlu modal suara bagus, tetapi perlu juga menampilkan suaranya itu in the unique way. (lebih…)

Agustus 9, 2009 at 2:59 pm 4 komentar

Biografi Amy Lee “Evanescence”

Amy_Lee_267315

Amy Lynn Hatzler (lahir dan lebih dikenal dengan nama Amy Lynn Lee, 13 Desember 1981, di Riverside, California) adalah penyanyi & penulis lagu Amerika dan pianis piano klasik terlatih. Dia adalah anggota pendiri dan vokalis dari grup band rock yang memenangkan Grammy Award, Evanescence. Pengaruh gaya musiknya berasal dari musisi klasik seperti Mozart sampai ke artis modern seperti Björk, Tori Amos, Danny Elfman, dan Plumb.

Biografi

Lee lahir dari pasangan John Lee, seorang disk jockey & TV Personality, dan Sara Cargill. Dia mempunyai satu saudara laki-laki, Robby, dan dua saudara perempuan, Carrie dan Lori. Lee mempunyai saudara perempuan ketiga. yang mati di tahun 1987 saat berumur tiga tahun dari penyakit yang tidak diketahui. Lagu “Hello” dari album Fallen dikabarkan ditulis untuk adik perempuannya, dan lagu “Like You” dari album The Open Door dengan lirik, “I long to be like you, sis, Lie cold in the ground like you did,” juga menunjukkan kematian adiknya dan rasa kesedihannya untuk adiknya. Lee mempelajari piano klasik selama sembilan tahun. Keluarganya berpindah-pindah kebeberapa tempat, termasuk Florida dan Illinois, tapi akhirnya menetap di Little Rock, Arkansas, dimana Evanescence dimulai. Dia lulus dari Pulaski Academy di tahun 2000 dan juga sempat mengikuti dengan singkat Middle Tennessee State University. (lebih…)

Agustus 9, 2009 at 2:34 pm Tinggalkan komentar

Waaaawwwww… Ikan Buassssss

amazon-animals-piranha

Inilah salah satu sosok penghuni lembah Amazon di Amerika Selatan yang termashur itu. Mata yang besar bulat merah, dilengkapi dengan gigi segitiga yang runcing pada ujung ujungnya, ikan piranha.

Keganasannya tidak diragukan lagi, bahkan suku Indian yang biasanya dibekali bermacam ilmu magic pun memilih meninggalkan tempat bila bertemu gerombolan ikan ini.

Ikan setan, sebutan yang diberikan suku Indian untuk ikan yang sanggup menyisakan belulang seekor bison hanya dalam hitungan menit ini. Karena keganasannya itulah, ikan piranha dilarang masuk ke Indonesia tanpa tujuan yang jelas.

Di Jakarta, ikan piranha dapat dilihat pada aquarium raksasa Sea World Indonesia di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Disini juga terlihat betapa cepatnya ikan ini melahap makanan.

Serrasasalmus sp atau piranha sebenarnya termasuk golongan ikan penakut. Carnivor ini memiliki tingkatan stres yang tinggi dan gampang mati. Untuk pertahanan hidupnya, ikan ini membentuk kelompok besar.

Di beberapa belahan bumi terdapat beberapa spesies yang mirip dengan piranha. Di Indonesia, ikan ini sekilas mirip ikan bawal air tawar.

Secara visual sulit membedakan ikan bawal air tawar yang berwarna merah ini dengan piranha yang juga berwarna merah. Sebagaimana lazimnya ikan air tawar daging piranha juga enak dimakan. Namun justru piranha merah yang hanya mempunyai berat 600 sampai 700 gram inilah yang paling terkenal keganasanya.

Diperkirakan ada puluhan spesies piranha yang hidup di sepanjang sungai Amazon, Amerika Selatan. Beberapa spesies mencapai berat 5 kilogram, mirip kembaranya ikan bawal tawar. Berapa spesies lainya bahkan hidup sebagai herbivora atau pemakan tumbuhan.

Sepintas ikan piranha merah yang terkenal paling ganas ini tidak memperlihatkan sifat yang agresif. Gerakannya terbatas dan kaku. Namun ketika menemukan makanan, kelompok ikan ini dengan sangat cepat menyerbunya.

Bagi para hobiis dengan keindahan ikan hias, harus mengubur impiannya untuk memelihara ikan ini secara legal. Karena sampai saat ini pemerintah Indonesia masih melarang masuknya ikan piranha ke Indonesia.

Namun di situs internet ada yang menawarkan ikan piranha dengan harga yang relatif murah. Untuk ikan ukuran 8 hingga 9 centimeter, ditawarkan seharga 20 ribu rupiah per ekor. Kepada para hobiis mungkin ada baiknya mematuhi larangan pemerintah memelihara ikan piranha. Karena bukan tidak mungkin, ikan ganas ini akan menjadi predator bagi mahluk hidup lainnya, bila sampai terlepas ke sungai.

waaaaaawwww… bahaya ya !!!!!!!

Agustus 9, 2009 at 2:14 pm 2 komentar

Biografi Bang Iwan Fals

cdi015

SEBAGAI penyanyi dan pencipta lagu, Iwan Fals punya tempat istimewa dalam peta musik Indonesia. Generasi akhir 1970-an hingga sekarang yang merasa terwakili oleh lagu-lagunya, menempatkan Iwan Fals sebagai idola. Lagu-lagu Iwan memang khas, kadang bernada keras menyengat, kadang lembut menyentuh, tak jarang pula ia bertutur dengan bercanda. Lagu-lagu Iwan semakin memiliki kekhasan karena kata-kata yang ia gunakan tidak klise.
Hal lain yang bisa kita baca, banyak memang musisi yang mampu membuat melodi yang tak kalah enaknya. Tapi soal membuat lirik, Iwan memang sulit tergantikan, atau bahkan tak ada duanya. Tak hanya pada lagu-lagu kritik sosialnya, tetapi juga pada lagu-lagu cinta. Meskipun bertema cinta, tapi di dalamnya tetap tersimpan visi dan pesan-peran kehidupan. Ini yang sangat jarang kita temukan pada lagu karya musisi lain.

Tentu yang membuat sosok Iwan begitu besar, bukan sekedar karena kemampuannya meracik lirik yang luar biasa, tapi yang tak kalah penting adalah lirik-lirik itu menjadi bagian integral dari visi dan perjalanan hidup Iwan sehari-hari. Lagunya adalah sikap hidupnya, dan itulah yang dia kerjakan. Iwan tahu benar perbedaan makna berindustri dengan berkesenian atau berkebudayaan.

Dengan segala karya dan karsa yang sudah ia hasilkan, wajar kalau Iwan Fals menjadi penyanyi dan musisi besar negeri ini. Iwan adalah legenda. Tapi sungguh pun banyak kalangan yang mengidolakannya, Iwan tetaplah bersahaja, tetap rendah hati, dan apa adanya.

Di bawah ini adalah beberapa tulisan biografi Iwan Fals. Dalam perjalanan hidupnya yang tak selalu mulus dan penuh liku, kita belajar banyak sosok Iwan Fals untuk menjadi manusia yang semakin baik, manusia selalu yang belajar dari perjalanan hidup masa lalu, manusia yang berguna, manusia yang tak pernah lelah melawan ketidakadilan dan menemukan kebenaran.

Sekilas Iwan Fals
Iwan Fals yang bernama asli Virgiawan Listanto adalah seorang legenda hidup Indonesia.

Lewat lagu-lagunya, ia memotret kehidupan dan sosial-budaya di akhir tahun 1970-an hingga sekarang. Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti Wakil Rakyat, Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (misalnya Siang Seberang Istana, Lonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia (atau kadang-kadang di luar Indonesia, seperti Ethiopia) mendominasi tema lagu-lagu yang dibawakannya. Iwan Fals tidak hanya menyanyikan lagu ciptaannya tetapi juga sejumlah pencipta lain.

Iwan yang juga sempat aktif di kegiatan olahraga, pernah meraih gelar Juara II Karate Tingkat Nasional, Juara IV Karate Tingkat Nasional 1989, sempat masuk pelatnas dan melatih karate di kampusnya, STP (Sekolah Tinggi Publisistik). Iwan juga sempat menjadi kolumnis di beberapa tabloid olah raga.

Kharisma seorang Iwan Fals sangat besar. Dia sangat dipuja oleh kaum ‘akar rumput’. Kesederhanaannya menjadi panutan para penggemarnya yang tersebar di seluruh Nusantara. Para penggemar fanatik Iwan Fals bahkan mendirikan sebuah yayasan pada tanggal 16 Agustus 1999 yang disebut Yayasan Orang Indonesia atau biasa dikenal dengan seruan Oi. Yayasan ini mewadahi aktifitas para penggemar Iwan Fals. Hingga sekarang kantor cabang Oi dapat ditemui setiap penjuru Nusantara dan beberapa bahkan sampai ke mancanegara.

Perjalanan Hidup
Masa kecil Iwan Fals dihabiskan di Bandung, kemudian ikut saudaranya di Jeddah, Arab Saudi selama 8 bulan. Bakat musiknya makin terasah ketika ia berusia 13 tahun, di mana Iwan banyak menghabiskan waktunya dengan mengamen di Bandung. Bermain gitar dilakukannya sejak masih muda bahkan ia mengamen untuk melatih kemampuannya bergitar dan mencipta lagu. Ketika di SMP, Iwan menjadi gitaris dalama paduan suara sekolah.

Selanjutnya, datang ajakan untuk mengadu nasib di Jakarta dari seorang produser. Ia lalu menjual sepeda motornya untuk biaya membuat master. Iwan rekaman album pertama bersama rekan-rekannya, Toto Gunarto, Helmi, Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul. Tapi album tersebut gagal di pasaran dan Iwan kembali menjalani profesi sebagai pengamen.

Setelah dapat juara di festival musik country, Iwan ikut festival lagu humor. Arwah Setiawan (almarhum), lagu-lagu humor milik Iwan sempat direkam bersama Pepeng, Krisna, Nana Krip dan diproduksi oleh ABC Records. Tapi juga gagal dan hanya dikonsumsi oleh kalangan tertentu saja. Sampai akhirnya, perjalanan Iwan bekerja sama dengan Musica Studio. Sebelum ke Musica, Iwan sudah rekaman sekitar 4-5 album. Di Musica, barulah lagu-lagu Iwan digarap lebih serius. Album Sarjana Muda, misalnya, musiknya ditangani oleh Willy Soemantri.

Iwan tetap menjalani profesinya sebagai pengamen. Ia mengamen dengan mendatangi rumah ke rumah, kadang di Pasar Kaget atau Blok M. Album Sarjana Muda ternyata banyak diminati dan Iwan mulai mendapatkan berbagai tawaran untuk bernyanyi. Kemudian sempat masuk televisi setelah tahun 1987. Waktu siaran acara Manasuka Siaran Niaga di TVRI, lagu Oemar Bakri sempat ditayangkan di TVRI. Ketika anak kedua Iwan, Cikal lahir tahun 1985, kegiatan mengamen langsung dihentikan.

Selama Orde Baru, banyak jadwal acara konser Iwan yang dilarang dan dibatalkan oleh aparat pemerintah, karena lirik-lirik lagunya yang kritis.

Saat bergabung dengan kelompok SWAMI dan merilis album bertajuk SWAMI pada 1989, nama Iwan semakin meroket dengan mencetak hits Bento dan Bongkar yang sangat fenomenal. Perjalanan karir Iwan Fals terus menanjak ketika dia bergabung dengan Kantata Takwa pada 1990 yang di dukung penuh oleh pengusaha Setiawan Djodi. Konser-konser Kantata Takwa saat itu sampai sekarang dianggap sebagai konser musik yang terbesar dan termegah sepanjang sejarah musik Indonesia.

Keluarga
Iwan lahir di Jakarta pada 3 September 1961 dari pasangan Haryoso (ayah)(almarhum) dan Lies (ibu). Iwan menikahi Rosanna (Mbak Yos) dan mempunyai anak Galang Rambu Anarki (almarhum), Annisa Cikal Rambu Basae, dan Rayya Rambu Robbani.

Galang mengikuti jejak ayahnya terjun di bidang musik. Walaupun demikian, musik yang ia bawakan berbeda dengan yang telah menjadi trade mark ayahnya. Galang kemudian menjadi gitaris kelompok Bunga dan sempat merilis satu album perdana menjelang kematiannya.

Nama Galang juga dijadikan salah satu lagu Iwan, berjudul Galang Rambu Anarki pada album Opini , yang bercerita tentang kegelisahan orang tua menghadapi kenaikan harga-harga barang sebagai imbas dari kenaikan harga BBM pada awal tahun 1981 yaitu pada hari kelahiran Galang (1 Januari 1981).

Nama Cikal sebagai putri kedua juga diabadikan sebagai judul album dan judul lagu Iwan Fals yang terbit tahun 1991.

Galang Rambu Anarki meninggal pada bulan April 1997 secara mendadak yang membuat aktifitas bermusik Iwan Fals sempat vakum selama beberapa tahun. Galang dimakamkan di pekarangan rumah Iwan Fals di desa Leuwinanggung Bogor Jawa Barat sekitar satu jam perjalanan dari Jakarta. Sepeninggal Galang, Iwan sering menyibukkan diri dengan melukis dan berlatih bela diri.

Pada tahun 2002 Iwan mulai aktif lagi membuat album setelah sekian lama menyendiri dengan munculnya album Suara Hati yang di dalamnya terdapat lagu Hadapi Saja yang bercerita tentang kematian Galang Rambu Anarki. Pada lagu ini istri Iwan Fals (Yos) juga ikut menyumbangkan suaranya.

Agustus 9, 2009 at 1:57 pm 16 komentar

Nieh Manfaat Air Putih…

air1

Air putih tidak hanya menghilangkan dahaga tetapi juga menyehatkan dan bisa bikin cantik. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapat dari air putih :

* Membersihkan organ tubuh dari racun yang ditinggalkan setelah kita makan junk food.
* Mencegah bau badan yang tidak sedap karena efektif membersihkan racun dari tubuh.
* Membuat tubuh jadi fit.
* Membantu meningkatkan sistem ketahanan tubuh untuk melawan virus yang masuk.
* Mencegah tubuh dari rasa lelah dan stress.
* Bikin rambut sehat, indah, dan tidak kusam.
* Wajah bebas jerawat dan noda dan terlihat lebih segar.
* Mencegah timbulnya kerutan di wajah.
* Menyalurkan gizi yang dibutuhkan tubuh ke otot dan tulang.

Naah… Sekarang kan udah tau manfaat-manfaat dari air putih. so ayo kita perbanyak meminum air putih.

Juli 26, 2009 at 2:33 pm 1 komentar

Pos-pos Lebih Lama


Marhaban Yaa Ramadhan

bener-1

Kalender Masehi

Desember 2016
S S R K J S M
« Agu    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Photo qWuh..

Arsip

Pengunjung

  • 15,537 Pengunjung

Komentar Terbaru

abdul hakim Abidin di Biografi Bang Iwan Fals
dheva di Komunitas Jepang di Bogor
zoan di Biografi Bang Iwan Fals
leni di Biografi Bang Iwan Fals
muhamad irfan di Biografi Bang Iwan Fals

RSS Bogor EduCARE

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.